Sabtu, 01 November 2014

TUGAS UTS


Hakikat teori teori ilmu social yaitu pengetahuan yangmenelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang ditimbulkan oleh masyarakat dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori ) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti : sejarah, ekonomi,geografi, sosial, sosiologi, antropologi,psikologi sosial.
 Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan maslah-masalah sosial yang ada di dalam masyarakat. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya. Menyadari setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya mendekatinya mempelajarinya secara kritis dan interdisipliner.
Memahami jalan pikiran para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
Bila dihubungkan dengan kompetensi kita, maka selayaknya dengan ini sebagai mahasiswa harus mengerti atau paham tentang teori teori ilmu sosial yang bertujuan mengetahui apa saja masalah masalah sosial yang ada dalam masyarakat .
 Simbol atau tanda yang diberikan oleh manusia dalam melakukan interaksi mempunyai makna-makna tertentu , sehingga dapat menimbulkan komunikasi. , komunikasi secara murni baru terjadi bila masing-masing pihak tidak saja memberikan makna pada perilaku mereka sendiri, tetapi memahami atau berusaha memahami makna yang diberikan oleh pihak lain. Maka dari itu sudut pandang tentang masalah sosial harus berkaitan atau perlu adanya suatu symbol untuk berinteraksi

Teori faforit saya oan Woodward (1958), Fiedler, FE (1958) Joan Woodward 23.02.13 Kepemimpinan dipengaurhi oleh variabel-variabel lingkungan yang menentukan gaya kepemimpinan.  Tidak ada gaya kepemimpinan yang terbaik untuk semua situasi.  Keberhasilan pemimpin tergantung pada sejumlah variabel, termasuk gaya kepemimpinan, kualitas para pengikut, dan aspek lingkungan.

Selasa, 08 Juli 2014



PERAN PUBLIC RELATION DALAM PEMERINTAH DESA


Aparat pemerintah desa yang bekerja di kantor kepala desa yang memberikan pelayan bagi masyarakat, kita ketahui dimana aparat pemerintah desa kita kenal dengan pelayanan yang kurang baik, pemerintah desa selalu menjadi keluhan banyak masyarakat karena disaat masyarakat akan membutuhkan pertolongan atau membuat sesuatu yang berkaitan dengan data pembuatan ktp maupun kartu keluarga pasti dipersulit oleh pihak tertentu, ini mencerminkan kurangnya public relation dalam aparatur desa.

Sebagai pelayan masyarakat tentunya sebagai pemerintah desa dan aparatur desa memberikan pelayanan yang baik dan selalu berkomunikasi apa yang ingin disampaikn kepada masyarakat,dalam pemerintah desa sangat dibutuhkannya public relation agar terjadi komunikasi yang baik dan tidak mempersulit masyarakat dikarenakan jarangnya komunikasi antar kedua belah pihak. Dalam  hal ini masyarakat juga harus selalu aktif dan bertanya jangan Cuma bisa diam saja kepada para aparatur desa. Setiap masyarakat berhak memperoleh pelayanan public yang baik tetapi yang bikin Negara ini hancur adalah para aparat yang memang mencari keuntungan dan kesempatan dalam kesempitan jika dibayar lebih kerja mereka akan cepat kalau tidak dibayar lelet dan loading,masyarakat sangat benci dengan tingkah laku para aparatur desa yang melenceng dari jalur yang masyarakat mau adalah mengurus sesuatu demi kepentingan masyarakat harus lah tepat waktu, maka dari itu komunikasi sangat lah penting didalamnya.

Jadi intinya didalam  aparatur pemerintah desa itu seharusnya public relation perlu ditekankan lagi atau ditingkatkan agar masyarakat merasa puas dan nyaman jika didalamnya sesuai dengan yang diinginkan masyarakat, maka dari itu masyarakat tidak lagi canggung datang ke pemerintah desa karena aparatur desa sudah memiliki suatu kegiatan dimana banyak mendengar keluhan dari masyarakat melayani dengan baik dan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat. Public relation merupakan suatu tali penghubung yang baik dimana itu bisa meredamkan suatu konflik maupun masalah yang ada, oleh sebab itu hubungan atau komunikasi merupakan jalan terbaik bagi suatu lembaga maupun masyarakat untuk menyampaikan sesuatu.

Rabu, 21 Mei 2014

TUGAS 3 ETIKA DAN FILSAFAT KEPEMIMPINANA



Tugas 3 (ketiga) EtikadanFilsafatKepemimpinan

Tugas 3 (ketiga) EtikadanFilsafatKepemimpinan

MAKNA KOMPETENSI
Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu
(SK Mendiknas No. 045/U/2002, Ps. 21)

Tugas / pertanyaan:
1.       Susun 2 (dua) capaiankompetensiEtikadanFilsafatKepemimpinan yang inginsaudaracapaidaripendekatanIlmu/Pengetahuan;
2.       Susun 2 (dua) capaiankompetensiEtikadanFilsafatKepemimpinan yang inginsaudaracapaidaripendekatanKetrampilan;
3.       Susun 2 (dua) capaiankompetensiEtikadanFilsafatKepemimpinan yang inginsaudaracapaidaripendekatanSikap / Perilaku;
4.       Susun / desain model kompetensiEtikadanFilsafatKepemimpinan yang saudaraunggulkandanlakukandalamujikompetensiakhir semester (dapatberupabaganatau yang lain).

Keterangan:
1.       Seluruhtugastersebut di ataswajibdikerjakan;
2.       Pilihsalahsatutugastersebut di atasmasukdalamkomentardosen, disertaideskripsinya.
3.       Hasitugasdikumpulkantanggal 22 Mei 2014;
4.       Keterlambatandaritanggaltersebuttidakditerima. 



No. 1
a.       Dalam hal ini untuk menjadi pemimpin harus memiliki suatu hal yang mendasari dan harus adadalam diri pemimpin agar memiliki kemampuan, yaitu memiliki suatu pengetahuan yang mendalam dan ilmu yang ia peroleh supaya menyakinkan masyarakat apakah kita layak menjadi pemimpin.
b.      Sebagai pemimpin tidak hanya dilihat dari luarnya saja tetapi dari kecerdasan dan kepintaran yang baik, oleh karena itu kita bisa menjadi pemimpin yang berkualitas.

 No 2.
a.       Sebagai pemimpin yang beretika  harus memiliki suatu skill atau kepandaian yang menghuni dan keterampilan
b.      Memiliki suatu hal yang menarik contohnya memiliki suatu ide yang bagus bisa membuat suatu program yang baik bagi masyarakat.

No. 3

a.       pemimpin yang baik harus selalu diharapkn menjadi pemimpin yang disegani masyarakat dan harus memiliki sopan santun dan etika yang baik

b.       harus kita sadari tugas pemimpin itu berat dan tidak mudah harus menjadi contoh bagi bawahan maka dari itu seorang pemimpin harus selalu bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan dia selau takut kepada tuhan maka dari itu pemimpin harus selalu memiliki sikap yang baik,ramah,sopan santun.







No 4

a.       Politik
b.      Jiwa pemimpin
c.       Amanah
d.      Jujur

Dalam hal ini kita harus memiliki kompetensi dalam pemimpin harus mengetahui ranah politik paham sepenuhnya tentang politik dan memiliki karakter kepemimpina yang baik memiliki sikap yang amanah dan tidak ingkar janji dan selalu jujur kepada masyarakat.





Rabu, 07 Mei 2014

TUGAS KEPEMIMPINAN VISIONER

 NAMA : RANGGA SUKMA PERDANA DEWA NINGRAT
NIM       : 2013210088
PRODI   : ILMU ADMINISTRASI NEGARA
M.K       : ETIKA DAN FILSAFAT KEPEMIMPINAN

KEPEMIMPINAN VISIONER

Setiap pemimpin membentuk visi dengan caranya masing-masing, kadang-kadang bersifat obyektif dan rasional, kadang-kadang intuitif dan subyektif.
Tindakan tanpa visi sama artinya dengan terjebak dalam kegelapan dan visi tanpa tindakan adalah seperti puisi yang meratapi kemiskinan.
Secara sederhana, visi adalah masa depan yang realistis, dapat dipercaya, dan menarik bagi organisasi anda. (Burt Nanus, 2001, Kepemimpinan Visioner, Penerbit PT Prelindo, Jakarta).

Tugas2.
1.  Susun visi, misi dan strategi anda, dalam mepersiapkan diri sebagai agent of change and development ?
2.       Apakah faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam merealisasikan visi saudara tersebut?
3.       Bagaimana mengatisipasi faktor pendukung tersebut agar tidak menimbulkan arogansi ?
4.       Dan bagaimana pula mengorganisir faktor penghambat agar tidak menimbulkan sikap apatis ?
5.       Konflik akan selalu terjadi pada setiap orang yang akan melakukan perubahan, bagaimana caranya agar potensi konflik tersebut dapat menjadi daya dorong susksesnya visi saudara ?

Keterangan:
1.       Khusus jawaban soal nomor 5, dimasukkan pada komentar blog dosen pengampu, dan blognya mahasiswa masing-masing mahasiswa, dan;
2.       Seluruh jawaban diserahkan pada pertemuan tanggal 8 Mei 2014.

Visi dan misi
  1. Visi :
  • Menjadi pemimpin yang bertakwa kepada tuhan yang maha esa
  • Menjadi pribadi yang disukai bawahan
  • memberi pelayanan yang sesuai dengan keinginan masyarakat
  • pemimpin yang berwibawa
  1. Misi:
  • Melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat
  • Memberi suatu hal yang berguna demi kepentingan masyarakat
  • peduli terhadap kepentingan masyarakat
  • memberi suatu penjelasan yang jelas sesuai dengan program kerja

factor pendukung dan penghambat
1 . factor pendukung:
  • kita semua bisa menjadi pemimpin
  • pemimpin mendorong kita menjadi pribadi yang kuat,tegas,bertanggung jawab
2. factor penghambat:
  • selama ini masyarakat atau bawahan tidak terlalu suka dengan pemimpin yang sekarang 
  • Belum sepenuhnya memiliki jiwa kepemimpina 
3. mengantisipasi factor pendukung agar tidak menimbulkan arogansi  
kita ingin menjadi pemimpin yang disukai banyak orang, menjadi pemimpin harus berpegang teguh dengan nilai-nilai atau etika dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa. Agar tidak menimbulkan arogansi setiap jiwa harus memiliki suatu etika yang baik ,tetap merasa rendah diri jika menjadi pemimpin maka dari itu jangan merasa hebat dan bangga, tugas kita menjadi pemimpin yaitu melayani.

4. mengoorganisir factor penghambat
kita harus selalu memberikan suatu pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan kepada masyarakat. Mendengar keluhan dari mana saja dan cepat melaksanakan apa yang masyarakat keluhkan.

5. bagaimana caranya agar potensi konflik tersebut dapat menjadi daya dorong susksesnya visi saudara ?
sukses nya suatu misi pasti ada suatu pendorong ,kita selama ini melakukan sesuatu yang bermanfaat pasti ad yang pro kontra .ada yang mendukung ada yang tidak mendukung.banyak masyarakat yang selalu memberi komen yang negatif tentang rencana kita. mereka menganggap kita tidak mampu menjalankanya, kita sadar apa gunanya untuk mencoba, tidak perlu dengar kata mereka dan terus lah berjalan dan tetap semangat.